Pembelajaran Probing Prompting

Menurut arti katanya, probing adalah penyelidikan, pemeriksaan dan prompting adalah mendorong atau menuntun. Penyelidikan atau pemeriksaan disini bertujuan untuk memperoleh sejumlah informasi yang telah ada pada diri siswa agar dapat digunakan untuk memahami pengetahuan atau konsep baru.

Pembelajaran probing prompting adalah pembelajaran dengan cara guru menyajikan serangkaian pertanyaan yang sifatnya menuntun dan menggali sehingga terjadi proses berpikir yang mengaitkan pengetahuan tiap siswa dan pengalamannya dengan pengetahuan baru yang sedang dipelajari (Suherman, 2008:6). Selanjutnya siswa mengkonstruksi konsep-prinsip dan aturan menjadi pengetahuan baru, dengan demikian pengetahuan baru tidak diberitahukan.

Pembelajaran probing prompting sangat erat kaitannya dengan pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan pada saat pembelajaran ini disebut probing question. Probing question adalah pertanyaan yang bersifat menggali untuk mendapatkan jawaban lebih lanjut dari siswa yang bermaksud untuk mengembangkan kualitas jawaban, sehingga jawaban berikutnya lebih jelas, akurat serta beralasan (Suherman dkk, 2001:160). Probing question ini dapat memotivasi siswa untuk memahami lebih mendalam suatu masalah hingga mencapai suatu jawaban yang dituju. Proses pencarian dan penemuan jawaban atas masalah tersebut peserta didik berusaha menghubungkan pengetahuan dan pengalaman yang telah dimilikinya dengan pertanyaan yang akan dijawabnya. Continue reading


Sharing and Fraction (video)

Matematika banyak koq hubungannya dengan kehidupan sehari-hari kita. Salah satunya dalam video ini, yang bertujuan untuk mengenalkan konsep pecahan kepada siswa. Ini adalah hasil karya kelompok kami (Shani,Yora,Tesa,Riana,dan pastinya saya sendiri) dan dibantu oleh artis-artis serta pihak-pihak lainnya. Video ini dibuat dalam rangka tugas kuliah Multimedia Pendidikan Matematika. Di jurusan pendidikan matematika kita juga mendapatkan pengetahuan lainnya, seperti pembuatan video ini. Padahal pembuatannya cukup 2 hari, tapi ternyata┬á untuk mengeditnya lama banget. Setelah 2 minggu akhirnya pengeditan selesai. Trimakasih buat semuanya, dan…..

Selamat menyaksikan­čÖé


Square Root Approximation

Udah pernah denger kan apa itu Square Root Approximation? Kalo bahasa Indonesianya Pendekatan Akar Kuadrat.

Nah,, saya pernah mendapatkan soal ini saat kuliah sejarah matematika. Pertama  kali membacanya bingung banget gimana harus menjawabnya.

Dan….akhirnya,,setelah dibaca-baca lagi dan bertanya ke teman, soal ini bisa dijawab juga…

The Questions
It is known that the infinite series obtained by expanding (a^2+h)^\frac12 by the binomial theorem process converges to (a^2+h)^\frac12 if -a^2<h<a^2.

a. Establish the approximation formula
(a^2+h)^\frac12\approx{a}+\frac{h}{2},0<h<a^2

b. Take a=\frac43 and h=\frac29 in the approximation formula of part (a), and thus find a Babylonian rational approximation for \sqrt2. Find a rational approximation for \sqrt5 by taking a=2, h=1.

c. Establish the better approximation formula
(a^2+h)^\frac12\approx{a}+\frac{h}{2}-\frac{h^2}{8a^3},0<h<a^2
and approximate \sqrt2 and \sqrt5 by using the same value for a and h as in part (b)

Soal
Diketahui bahwa rangkaian tak terhingga diperoleh dengan memperluas (a^2+h)^\frac12 menggunakan proses teorema binomial untuk (a^2+h)^\frac12 jika -a^2<h<a^2.

a. Buktikan rumus pendekatan
(a^2+h)^\frac12\approx{a}+\frac{h}{2},0<h<a^2

b. Gunakan a=\frac43 and h=\frac29 di dalam rumus pendekatan pada bagian (a) dan temukan pendekatan rasional Babylonia untuk \sqrt2. Temukan pendekatan rasional untuk \sqrt5 dengan menggunakan a=2, h=1.

c. Buktikan rumus pendekatan yang lebih baik
(a^2+h)^\frac12\approx{a}+\frac{h}{2}-\frac{h^2}{8a^3},0<h<a^2, dan mendekati  \sqrt2 dan \sqrt5 dengan menggunakan nilai yang sama untuk a dan h seperti pada bagian (b).

Jawaban (Answer) Continue reading


Perbandingan Vektor

You want to know it

Click here >>>>Perbandingan Vektor


Pengembangan Bahan Ajar Matematika Dalam Pembelajaran Probing Prompting

Bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak sehingga tercipta lingkungan atau suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar. Jenis bahan ajar yang akan dibahas pada makalah ini adalah lembar kegiatan siswa (LKS).

Lembar kegiatan siswa (student work sheet) adalah lembaran-lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh siswa (Inra, 2010). Lembar kegiatan berisi petunjuk dan langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu tugas. Suatu tugas yang diperintahkan dalam lembar kegiatan harus jelas kompetensi dasar yang akan dicapainya. Tugas-tugas sebuah lembar kegiatan tidak akan dapat dikerjakan oleh siswa secara baik apabila tidak dilengkapi dengan buku lain atau referensi lain yang terkait dengan materi tugasnya. Tugas-tugas yang diberikan kepada siswa dapat berupa teori dan atau praktik. Keuntungan adanya lembar kegiatan bagi guru adalah memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran, sedangkan bagi siswa dapat membuat siswa belajar mandiri, belajar memahami, dan menjalankan tugas tertulis. Dalam menyiapkannya guru harus cermat, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai, karena sebuah lembar kegiatan harus memenuhi paling tidak kriteria yang berkaitan dengan tercapai atau tidaknya sebuah kompetensi dasar yang dikuasai oleh siswa.

Continue reading